Panduan Wajib Menjaga Kebersihan Selang NGT dan Kateter Demi Mencegah Infeksi Serius di Rumah
Panduan Wajib Menjaga Kebersihan Selang NGT dan Kateter Demi Mencegah Infeksi Serius di Rumah
Perawatan medis di rumah (homecare) bagi pasien yang menggunakan selang invasif, seperti Nasogastric Tube (NGT) atau kateter urin menetap, menuntut komitmen tinggi dan protokol kebersihan yang sangat ketat.
Sebagai caregiver, fokus utama Anda adalah memastikan pasien terhindar dari infeksi serius. Tindakan menjaga kebersihan kulit di sekitar hidung (untuk NGT) dan meatus uretra (untuk kateter) merupakan garis pertahanan utama melawan komplikasi lokal maupun infeksi sistemik.
Kami memahami kekhawatiran Anda, dan melalui panduan ini, kami memberikan solusi praktis berbasis fakta medis agar perawatan homecare yang Anda berikan menjadi aman dan menenangkan.
Mengapa Kebersihan Titik Pemasangan Selang Sangat Kunci?
Titik masuknya selang medis (baik itu hidung maupun meatus uretra) adalah area yang rentan. Jika kebersihan diabaikan, mikroorganisme dari lingkungan luar atau tubuh pasien sendiri dapat masuk.
Tujuan utama dari kebersihan ketat ini adalah mencegah terjadinya komplikasi seperti iritasi, kemerahan, atau yang paling fatal, infeksi. Pasien yang menggunakan kateter urin, misalnya, sangat rentan terhadap Infeksi Saluran Kemih karena Kateter (CAUTI), di mana patogen berasal dari usus atau perineum pasien.
Protokol Kebersihan Selang NGT (Hidung)
Dalam perawatan NGT jangka panjang, menjaga kebersihan kulit di sekitar hidung adalah tanggung jawab harian Anda untuk menghindari infeksi lokal.
1. Langkah Rutin Membersihkan Area Hidung dan Kulit
Langkah-langkah berikut harus dilakukan secara rutin untuk mencegah iritasi dan infeksi di area pemasangan selang NGT:
- Pembersihan Setelah Makan: Kulit di sekitar NGT harus dibersihkan dengan air hangat dan handuk bersih setiap selesai pemberian makan.
- Pembersihan Kotoran Lokal: Jika Anda melihat kotoran atau cairan yang menempel di lubang hidung, area tersebut harus dibersihkan menggunakan cotton bud.
2. Tips Menjaga Fiksasi dan Kebersihan Plester
Fiksasi selang dengan plester adalah cara untuk mempertahankan posisi NGT, tetapi plester itu sendiri harus higienis:
- Jadwal Ganti Plester: Plester harus diganti setidaknya sekali sehari.
- Ganti Segera: Ganti plester segera jika plester longgar, kotor, dan basah.
- Pencegahan Iritasi Kulit: Untuk mencegah trauma dan iritasi saat melepaskan plester lama, disarankan untuk membasahi plester dengan handuk hangat agar mudah dilepaskan.
[baca-juga slug="/2025/10/protokol-ganti-plester-ngt-harian-cegah-trauma.html"]
3. Pentingnya Kebersihan Mulut
Perawatan NGT yang komprehensif tidak berhenti di hidung. Anda juga harus fokus pada kebersihan mulut. Pastikan menjaga kebersihan gigi dan mulut pasien dengan menyikat gigi setidaknya 2 kali setiap hari (jika pasien mampu) atau dibersihkan oleh Anda sebagai caregiver.
Jika perawatan kulit tidak optimal, pasien dapat mengalami komplikasi lokal seperti kemerahan, bengkak, atau iritasi pada lubang hidung.
Protokol Kebersihan Kateter Urin (Meatus Uretra)
Untuk pasien yang menggunakan kateter urin, meatus uretra (lubang saluran kemih) adalah titik kritis yang harus dijaga kebersihannya.
1. Mencegah CAUTI Fokus Utama Perawatan
Meatus uretra menjadi pintu masuk utama bagi patogen penyebab Infeksi Saluran Kemih karena Kateter (CAUTI). Pasien rentan terhadap infeksi karena bakteri dapat bergerak melalui permukaan luar maupun dalam selang. Karena patogen mayoritas berasal dari saluran pencernaan dan perineum pasien, menjaga kebersihan diri sangat penting.
2. Prosedur Perawatan Rutin Harian di Rumah
Jika pasien menggunakan kateter jangka lama hingga dibawa ke rumah, Anda harus diajarkan cara menjaga kebersihan area meatus uretra.
Perawatan rutin harus dilakukan sesuai standar. Prosedur pembersihan meatus uretra dibedakan berdasarkan jenis kelamin:
- Pembersihan Pasien Wanita: Pembersihan harus dimulai dari atas ke bawah (yaitu, dari selang yang masuk ke lubang saluran BAK ke arah kantong urin/urine bag). Pembersihan dilakukan sepanjang 1 cm selang, sekali usap, buang kapas/tisu, dan diulang sampai bersih.
- Pembersihan Pasien Laki-laki: Pembersihan dilakukan pada ujung kateter (dari arah selang yang masuk di lubang saluran BAK ke arah kantong urin/urine bag) sampai sepanjang 1 cm selang, dilakukan sekali usap, buang kapas/tisu, dan diulang sampai bersih.
Catatan Penting Mengenai Pemasangan
Walaupun pemasangan kateter dilakukan oleh tim medis terlatih, Anda perlu tahu bahwa pencegahan infeksi dimulai dari saat itu. Pemasangan harus menggunakan teknik aseptik dan peralatan steril. Meatus uretra dibersihkan dengan cairan steril atau antiseptik (seperti larutan betadin yang dicampur air) sebelum pemasangan.
Kesimpulan
Menjaga kebersihan di sekitar hidung (NGT) dan meatus uretra (kateter) adalah komponen wajib dari perawatan homecare.
[baca-juga slug="/2025/10/panduan-perawatan-ganti-ngt-rutin-rumah.html"]
Perawatan teliti yang Anda lakukan akan membantu menghindari komplikasi lokal seperti iritasi dan mencegah masuknya mikroorganisme penyebab infeksi. Selain kebersihan fisik, penting juga bagi Anda untuk melapor kepada petugas kesehatan jika ada rasa sakit, tidak nyaman, atau jika timbul tanda komplikasi infeksi saluran kemih. Kami siap mendukung Anda dalam setiap langkah perawatan!
FAQ
Apa tujuan utama dari menjaga kebersihan meatus uretra pada pasien kateter?
Tujuan utamanya adalah pencegahan Infeksi Saluran Kemih karena Kateter (CAUTI).
Seberapa sering plester fiksasi NGT harus diganti?
Plester harus diganti setidaknya sekali sehari atau segera jika terlihat longgar, kotor, dan basah.
Bagaimana cara membersihkan kulit di sekitar NGT setelah selesai makan?
Kulit di sekitar NGT harus dibersihkan dengan air hangat dan handuk bersih setiap selesai pemberian makan.
Jika ada kotoran di lubang hidung pasien NGT, alat apa yang digunakan untuk membersihkannya?
Area tersebut harus dibersihkan menggunakan cotton bud.
Bagaimana teknik membersihkan meatus uretra pada pasien wanita?
Pembersihan dilakukan dari atas ke bawah (dari selang yang masuk ke lubang saluran BAK ke arah kantong urin) sepanjang 1 cm selang, dengan sekali usap, lalu buang kapasnya.
