Jasa Pasang Kateter Urin di Rumah Jakarta, Depok, Bekasi | Medilana

Table of Contents
Jasa Pasang Kateter Urin di Rumah

  • Layanan: Pemasangan Kateter Urin (Pria/Wanita)
  • Estimasi Durasi: 25 - 45 Menit
  • Area Layanan: Jakarta, Depok, Bekasi
Konsultasi Pemasangan Kateter

Pemasangan kateter urin adalah prosedur medis yang memerlukan keahlian, ketelitian, dan perhatian khusus pada sterilitas untuk mencegah infeksi. RUANG SEHAT by Lana menawarkan layanan pemasangan kateter di rumah yang dilakukan oleh perawat berpengalaman, memastikan privasi dan kenyamanan pasien tetap menjadi prioritas utama.

Siapa yang Paling Membutuhkan Layanan Kateter?

Layanan ini sangat penting bagi pasien dengan kondisi berikut:

  • Pasien Pasca-Operasi: Terutama operasi di area urologi, panggul, atau perut yang memerlukan pemantauan output urin.
  • Pasien dengan Retensi Urin: Kondisi di mana pasien tidak dapat buang air kecil secara normal.
  • Pasien Bedrest Total: Pasien yang tidak dapat bergerak (immobilisasi) dan kesulitan menggunakan toilet.
  • - Lansia: Dengan kondisi inkontinensia berat atau penurunan kesadaran yang menyulitkan manajemen buang air kecil.
  • Pasien dengan Kondisi Medis Tertentu: Seperti pembesaran prostat (BPH), cedera tulang belakang, atau kondisi neurologis lainnya.
  • Keunggulan Layanan Pasang Kateter Kami

    Privasi dan Kenyamanan Terjaga

    Kami sangat memahami bahwa pemasangan kateter adalah prosedur yang sangat personal. Melakukannya di lingkungan rumah yang familiar dapat mengurangi rasa cemas dan malu, terutama bagi pasien lansia. Perawat kami akan selalu menjaga etika dan martabat pasien selama prosedur.

    Fokus pada Pencegahan Infeksi (ISK)

    Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah risiko utama dari pemasangan kateter. Kami menerapkan teknik aseptik yang ketat, menggunakan peralatan steril sekali pakai, dan memberikan edukasi menyeluruh kepada keluarga tentang cara menjaga kebersihan area perineal dan kantung urin untuk meminimalkan risiko infeksi.

    Pemilihan Ukuran Kateter yang Tepat

    Kenyamanan pasien juga ditentukan oleh ukuran kateter yang sesuai. Perawat kami akan melakukan penilaian untuk memilih ukuran kateter (Fr) yang paling pas dengan kondisi anatomi pasien untuk mengurangi iritasi.

    "Kakek saya butuh ganti kateter rutin, dan bolak-balik ke RS sangat merepotkan. Sejak pakai jasa Medilana, semuanya jadi lebih mudah. Perawatnya sangat profesional dan sabar. Prosesnya higienis dan kakek saya merasa lebih nyaman."

    – Dian, Depok

    Prosedur Pemasangan Kateter Urin Profesional

    1. Persiapan dan Informed Consent: Perawat akan menjelaskan prosedur kepada pasien dan keluarga serta memastikan privasi pasien terjaga.
    2. Persiapan Area Steril: Perawat akan menyiapkan semua peralatan steril dan membersihkan area genital pasien dengan cairan antiseptik.
    3. Pemasangan dengan Pelumas: Kateter akan diberi gel pelumas khusus (yang seringkali mengandung anestesi lokal) untuk memastikan proses insersi berjalan lancar dan minim rasa sakit.
    4. Pengembangan Balon dan Fiksasi: Setelah kateter masuk ke kandung kemih, balon kecil di ujungnya akan diisi untuk mengunci posisi. Kateter kemudian difiksasi di paha untuk mencegah tarikan yang tidak disengaja.

    Pertanyaan Umum Tentang Pemasangan Kateter

    Seberapa sering kateter perlu diganti?

    Untuk kateter jenis Foley (yang menetap), penggantian umumnya direkomendasikan setiap 2 hingga 4 minggu, tergantung pada bahan kateter dan instruksi dokter. Penggantian rutin sangat penting untuk mencegah infeksi.

    Apa yang harus dilakukan jika urin tidak mengalir atau bocor dari samping kateter?

    Urin yang tidak mengalir bisa disebabkan oleh selang yang tertekuk atau tersumbat. Pastikan selang tidak terlipat. Jika terjadi kebocoran, ini bisa menandakan sumbatan atau ukuran kateter yang kurang pas. Segera hubungi kami untuk evaluasi lebih lanjut.

    Apakah saya bisa mandi dengan kateter terpasang?

    Ya, Anda tetap bisa mandi. Pastikan area pemasangan kateter dibersihkan dengan lembut menggunakan sabun ringan dan air setiap hari. Jaga agar kantung urin selalu berada di posisi lebih rendah dari kandung kemih.